Aku tak mampu membayangkan, betapa sakitnya menjadi hujan
kau hantamkan tubuhmu sendiri di punggung jalan
tanpa ada yang sedia menangkap
tanpa kepastian akan selamat
pernah saat kau akan dijatuhkan, kutengadahkan tubuhku
meski kutahu itu tak cukup membantu
tapi paling tidak, kau lebih dulu menimpaku
yang sedikit lebih lembut
dari apa yang membatu
yang ingin mengerti kesakitanmu
dan berbagi bahagia yang tak semu
kau hanya punya umur singkat
sebelum tubuhmu sendiri menuntunmu menemui ajal
disana, di dalam parit, di sungai-sungai, di tanah-tanah penghisapan
yang membawamu tiada
apa kau bahagia?
karena aku selalu percaya engkau adalah duka itu sendiri
yang menyamarkan luka melalui tangis satu sama lain
melalui suara deras, dan kejatuhan yang bebas
tidakkah kau punya keinginan berontak dan memohon di kaki Tuhanmu?
untuk tak sesuai jalan hidup teman-temanmu?
tidakkah kau ingin mengusahakan takdirmu?
barangkali memang kau terlampau baik
kau bukan dari bangsaku yang culas dan egois
kau tulus jatuh dan siap terhilang
untuk segala yang perlu curahanmu
padi dan segala tanaman, bunga dan segala pepohonan
mereka umat yang melipat tangan dan rindu kau senangkan
barangkali aku harus belajar dari caramu membahagiakan
membaca nasibmu
untuk kemudian kutuliskan di dada kekasihku
dada yang kini penuh pelangi...
Tuesday, March 20, 2012
Monday, January 16, 2012
Buku Waktu
Ada rentetan huruf yang belum ku-eja. Tersimpan dalam buku waktu. Kutelusuri satu per satu halamannya. Hingga kutemukan namamu.
Buku waktu..
Aku tau bab awal, tapi aku tak tahu kapan bab terakhir. Yang kutahu aku harus terus membuka satu per satu. Pada suatu halaman, aku beri pembatas buku berupa pita berwarna merah. Aku terhenti. Aku berhenti. Di situ.
Enggan membaca lagi. Kutinggalkan di rak buku. Setiap kutengok, yang aku lihat jelas hanya seutas pita merah itu.
Terantuk di satu masa, ingin kusobek halaman berpembatas merah itu. Kuremas-remas dan kucabik, lalu kubuang saja di sampah. Karena di halaman itu, kata kata yang tertulis terlalu tajam seperti belati. Ceritanya menyakitiku. Huruf-hurufnya menerjang akal sehatku. Setiap paragrafnya melumpuhkanku.
Aku terduduk di lembah bisu. Tak ada yang kubaca lagi.
Kemudian angin sepi menyepoi poniku. Keheningan merambati kulitku. Aku bergidik. Kusentuh lagi buku waktu itu.
Kupegang pita pembatas berwarna merah di sela halaman yang kubenci. Warna yang cantik. Tapi bukankah itu, yang menjerujiku. Pita itu selalu menjadi pengingat akan alur yang tak kuingin kubaca, tapi bukankah buku ini belum selesai?
Kutarik dan kuenyahkan pita itu, dengan segenap tenaga kubalik lagi halaman baru. Berhenti terlalu lama membuatku lupa aksara. Kini aku kembali belajar membaca..
…… dan akan ku-eja namamu segera. Di halaman - halaman setelahnya.
Jakarta, 15 Desember 2011
Buku waktu..
Aku tau bab awal, tapi aku tak tahu kapan bab terakhir. Yang kutahu aku harus terus membuka satu per satu. Pada suatu halaman, aku beri pembatas buku berupa pita berwarna merah. Aku terhenti. Aku berhenti. Di situ.
Enggan membaca lagi. Kutinggalkan di rak buku. Setiap kutengok, yang aku lihat jelas hanya seutas pita merah itu.
Terantuk di satu masa, ingin kusobek halaman berpembatas merah itu. Kuremas-remas dan kucabik, lalu kubuang saja di sampah. Karena di halaman itu, kata kata yang tertulis terlalu tajam seperti belati. Ceritanya menyakitiku. Huruf-hurufnya menerjang akal sehatku. Setiap paragrafnya melumpuhkanku.
Aku terduduk di lembah bisu. Tak ada yang kubaca lagi.
Kemudian angin sepi menyepoi poniku. Keheningan merambati kulitku. Aku bergidik. Kusentuh lagi buku waktu itu.
Kupegang pita pembatas berwarna merah di sela halaman yang kubenci. Warna yang cantik. Tapi bukankah itu, yang menjerujiku. Pita itu selalu menjadi pengingat akan alur yang tak kuingin kubaca, tapi bukankah buku ini belum selesai?
Kutarik dan kuenyahkan pita itu, dengan segenap tenaga kubalik lagi halaman baru. Berhenti terlalu lama membuatku lupa aksara. Kini aku kembali belajar membaca..
…… dan akan ku-eja namamu segera. Di halaman - halaman setelahnya.
Jakarta, 15 Desember 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)